12 Tahun Menunggu Akhirnya Jembatan Kelay 7 Direalisasikan Pemkab Berau
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Jembatan Kelay 7 atau dikenal juga Jembatan Inaran dapat terwujud dan dinikmati masyarakat setelah 12 tahun menunggu. Desain Jembatan Rangka Baja dengan panjang Jembatan 105 meter, menelan anggaran sebesar Rp 48 Miliar, berkapasitas beban maksimal 8 Ton. Selain itu jembatan ini juga telah di desain untuk menghindari banjir tahunan yang cukup besar sehingga jembatan ini juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk dapat sampai ke kampung Pegat Bukur.
“Kalau sudah sampai di kampung
Pegat Bukur akan mudah menuju Ibu Kota Tanjung Redeb sehingga tidak perlu lagi naik perahu, nah ini tentu
saja akan mempermudah menuju Kecamatan
Teluk Bayur dan kota Tanjung Redeb tentunya. Jembatan ini milik kita bersama
mari kita rawat sebaik-baiknya sehingga bisa kita nikmati dalam jangka
panjang,” demikian hal menarik lainnya terungkap Kegiatan Kunjungan Bupati
Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri
sekaligus membuka kegiatan
Festival Budaya Neppa Pade dan Ulang
Tahun Kampung Inaran ke 256 Tahun baru-baru ini.
Tahun 2024 ini juga melaksanakan program sosial kemasyarakatan di kampung Inaran berupa bantuan stimulan 10 unit rumah swadaya di kampung Inaran diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat kurang mampu Bangunan sekolah sudah ada 4 unit yang sudah dibantu kepada Kampung Inaran dan sebelumnya tahun 2023 itu juga sudah ada dua unit tinggal kantor dan perpustakaan yang belum ada. Untuk itu meminta Bapelitbang 2025 mendatang lanjutkan pembangunan kantor dan perpustakaan sehingga proses pendidikan belajar dan mengajar dapat berjalan baik yang tentu saja akan dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di masa yang akan datang .
Di tahun 2024 ini melalui anggaran
murni pembangunan jalan menuju jembatan
Inaran dan Sambaliung , jembatan Bena Baru ke Sambaliung dianggarkan Rp 20
Miliar dilaksanakan di tahun 2024 ini . Jalan menuju Kampung Inaran ke
Sambaliung dan jalan dari Kampug Inaran-
Bena Baru Rp 14 miliar kemudian rumah
layak kami anggarkan Rp 350 juta . “Semua ini wujud perhatian kami kepada
masyarakat Kampung Inaran Sangat luar biasa, sehingga tidak ada lagi hal-hal
menghambat akses masyarakat karena semua infrastruktur sudah selesai ,”ujar
Bupati lagi. (Sep/FN/Advetorial)